Kenali Komponen Utama dan Keamanan Instalasi Listrik

Siapa bilang instalasi listrik tak butuh pengaman? Untuk bisa dipakai tanpa masalah terutama masalah konsleting, diperlukan komponen pengaman yang tepat disamping komponen utama lain yang terpadu dalam sebuah sistem instalasi yang biasa dilakukan oleh para ahli mekanikal elektrikal. Yuk simak informasi lengkapnya berikut ini.

Ini Dia Komponen Penting Instalasi Listrik Yang Perlu Kamu Tahu

Ada beberapa komponen penting yang dibutuhkan untuk membangun sebuah sistem instalasi listrik. Komponen utama terdiri dari KWH meter, saklar, PHB, fitting, stop kontak, pipa instalasi, lasdop dan roset kayu. Disamping itu ada pula komponen pengaman yang terdiri dari dua jenis yaitu thermis atau lebur.

1. Komponen Utama

  • KWH Meter

Biasa juga disebut meteran listrik. Fungsinya sebagai alat pembatas berapa daya yang bisa mengaliri sebuah rumah atau lokasi. Alat ini berbentuk kotak, dengan beberapa elemen yang akan menginformasikan pemakaian daya. Dari sinilah setiap bulan bisa terlihat berapa daya yang terpakai.

  • Saklar

Fungsi dari alat ini adalah menyalurkan atau memutuskan aliran listrik yang terhubung ke sebuah tempat melalui sistem instalasi. Pembagian saklar ada yang berdasarkan fungsinya, tegangannya, dan cara pemasangannya. Beda jenis sistem instalasi listrik baik yang dibuat oleh kontraktor mekanikal elektrikal maupun ahli listrik, beda pula saklar yang dipakai.

  • PHB

Kepanjangannya adalah Panel Hubung Bagi, berfungsi menerima listrik dari jaringan PLN untuk kemudian dialirkan ke lokasi-lokasi yang sudah terhubung melalui kabel penghantar listrik sesuai daya yang ditetapkan.

  • Fitting

Merupakan sarang bola lampu yang berfungsi sebagai media penghubung lampu dengan aliran listrik. Dalam dunia mekanikal elektrikal fitting sangat penting terutama untuk keamanan aliran listrik ke bohlam. Jenisnya juga beragam disesuaikan dengan peruntukkannya.

  • Stop Kontak

Merupakan alat yang digunakan untuk mengalirkan listrik dari sumbernya. Biasanya berbentuk lubang bulat dengan dua mata, sebagai tempat memasukkan ujung colokan listrik.

  • Pipa Instalasi

Biasanya terbuat dari jenis pipa pvc. Fungsinya sebagai selimut kabel-kabel instalasi agar tidak langsung menyentuh tangan manusia. Jika tidak ada pipa ini, maka siapapun yang memegang kabel listrik bisa saja terancam kena sentrum listrik. Kontraktor mekanikal elektrikal tak pernah lupa menyediakan komponen ini saat membuat instalasi listrik.

  • Lasdop

Disebut sebagai kepala pengamanan instalasi listrik. Bentuknya ada yang seperti tutup spidol. Biasanya diletakkan pada sambungan kabel listrik yang terbuka agar aman dan tertutup lebih rapi.

  • Elbow dan Kotak Sambung

Elbow merupakan alat sambungan berbentuk pipa untuk mengamankan kabel yang terletak di sudut-sudut ruangan. Sedangkan kotak sambung memiliki fungsi sama di dunia mekanikal elektrikal, tapi penempatannya bisa dimana saja.

2. Komponen Keamanan

  • Thermis

Fungsinya memutuskan aliran listrik didasari pada panas yang dihasilkan pada rangkaian listrik. Jika panasnya sudah di atas normal, maka listrik akan mati otomatis. Biasanya komponen yang dipakai untuk keamanan jenis ini disebut MCB.

  • Lebur

Nama lainnya adalah sekering. Kontraktor mekanikal elektrikal biasanya menggunakan sistem ini dengan pola kerja peleburan kawat penghantar listrik pada sebuah tabung khusus saat dialiri listrik tegangan tertentu.

Kalau kamu sudah mengetahui secara detil komponen yang dibutuhkan dalam sebuah instalasi listrik, sepertinya tak butuh jasa ahli di bidang mekanikal elektrikal lagi untuk memasang instalasi di rumahmu. Tapi, sebaiknya tetaplah menggunakan jasa orang yang kompeten dalam hal kelistrikan jika memang ingin membuat sebuah instalasi listrik, baik untuk keperluan rumahan atau bisnismu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *