Fungsi Pengaplikasian Floor Hardener Beserta Jenis dan Proses Pemasangan

Floor Hardener adalah sebuah material yang diaplikasikan pada beton yang masih basah untuk menambah level kekerasan pada lantai beton dengan spek dan ukuran bertingkat. Pengeras lantai ini biasanya akan berubah menjadi campuran batu dan semen. Dan yang harus anda pahami adalah pengeras lantai ini tidak akan berpengaruh terhadap komponen bahan kimia yang ada di dalam semen itu sendiri.

Fungsi Pengaplikasian Floor Hardener

Pengeras lantai ini biasanya banyak digunakan dalam beberapa macam pekerjaan, contohnya pelabuhan, bandara, jalan tol, bengkel otomotif, gudang, pabrik, tempat parkir dan masih banyak lagi. Proyek seperti bandara dengan landasan pewasat terbang tentu saja membutuhkan jalanan dengan level kekerasan yang tinggi karena akan dilewati oleh benda dengan beban yang sangat berat. Sama halnya dengan proyek pada tempat industry alat berat yang juga membutuhkan pengeras lantai.

Fungsi Floor Hardener

Mungkin anda bertanya-tanya apa fungsi dari Floor Hardener? Funsi utamanya adalah untuk melicinkan dan mengeraskan lantai beton. Ada beberapa campuran yang menyusun pengeras lantai ini seperti pigmen, silica, semen, grading, pasir dan masih banyak lagi. Penggunaan pengeras lantai ini tentu saja akan bergantung pada lalu lalang yang terjadi pada suatu tempat.

Contohnya, anda hanya membutuhkan 3 kg/m2 pengeras lantai ini untuk beberapa proyek kecil seperti garasi atau lantai gudang. Sedangkan untuk beberapa proyek sedang seperti area pabrik atau tempat parkir, maka sangat disarankan untuk menggunakan 5 kg/m2 pengeras lantai. Dan kemudian untuk beberapa proyek dengan intensitas lalu lalang yang cukup tinggi dan berisiko seperti industry alat berat dan jalan tol, maka pengeras lantai yang harus diaplikasikan kurang lebih sebanyak 7 kg/m2.

Jenis Floor Hardener

Ada dua jenis pengeras lantai yang harus anda pahami yaitu dalam bentuk bubuk dan cair atau dalam bentuk powder. Kedua jenis pengeras lantai tersebut memiliki fungsi tersendiri. Pada umumnya pengeras lantai cair biasanya diaplikasikan untuk melapisi pengeras lantai lainnya yang telah mengelupas. Sementara pengeras lantai bubuk biasanya digunakan sebagai dasar pertama sebuah lantai beton.

Anda tidak perlu khawatir akan jenis-jenis pengeras lantai tersebut. Yang paling penting adalah bagaimana proses pemasangan pengeras lantai itu sendiri. Jika proses pemasangannya berjalan dengan baik dan benar, maka level kekerasan lantai akan sangat baik. Sangat disarankan bagi anda untuk lebih menggunakan bahan berwarna ataupun bahan natural. Bahan berwarna itu memiliki berbagai macam variasi warna seperti biru, kuning, hijau dan merah. Sementara bahan natural itu adalah bahan yang memiliki komposisi seperti semen atau beton.

Proses Pemasangan Floor Hardener

  • Siapkan plat beton yang memiliki tebal sekitar 15 cm
  • Permukaan lantai harus rata agar proses pengecoran lantai berjalan dengan lancar
  • Beton dituang ke lantai
  • Beton harus diratakan dengan menggunakan besi. Kemudian gunakan trowel untuk menghaluskan permukaan lantai
  • Ukur bubuk pengeras lantai sesuai takaran sebelum ditaburkan.
  • Tunggu beberapa menit agar pengeras lantai padat
  • Lalu gunakan baling logam untuk proses penghalusan
  • Langkah terakhir adalah putar baling logam dengan cepat untuk penghalusan tahap akhir
  • Tunggu 2 hingga 3 jam. Kemudian gunakan compound agar air beton tidak menguap. Yang harus anda ingat adalah lantai yang sudah diberi Floor Hardener jangan sampai kena air selama 2×24 jam. Dan jangan diinjak selama satu pekan. Jika lantai berada di luar atau tempat terbuka, anda bisa menggunakan karung goni atau terpal agar tidak basah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *