Mengenal Plafon Gypsum dan Cara Pemasangannya

Jika kamu bertanya-tanya tentang cara pemasangan plafon berbahan gypsum sebenarnya banyak cara yang bisa digunakan. Sebab, pada dasarnya ada banyak metode atau teknik yang berbeda-beda para tukang plafon. Perbedaan tersebut dapat dilihat dan diamati dari langkah awal yakni pembuatan rangka lalu pemasangan plafon hingga proses finishing.

Cara Pemasangan Plafon Gypsum

Plafon gypsum sendiri adalah jenis plafon yang saat ini banyak digemari oleh masyarakat. Banyak orang yang menggunakan plafon ini di hunian. Eksistensi plafon ini didukung oleh kelebihan yang membuat orang-orang tertarik.

Kelebihan dan Kekurangan Plafon Berbahan Gypsum

Berbagai macam jenis plafon hunian yang sering digunakan, jenis plafon ini yang paling sering digunakan sebab banyak fungsi dan keunggulannya. Harganya yang relatif murah menjadi salah satu alasan plafon berbahan gypsum banyak peminat. Bentuk dan kualitasnya pun tidak diragukan. Di antara kelebihannya adalah :

1. Harganya murah

Harga yang murah sehingga dapat dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat. Apalagi masyarakat Indonesia yang umumnya kalangan menengah ke bawah sehingga harga seringkali menjadi patokan yang utama.

2. Kemudahan mendapatkan produk

Plafon gypsum mudah didapatkan sebab banyak toko online maupun konvensional yang menjual produk ini.

3. Ragam motif

Selain murah dan mudah didapatkan, plafon ini juga memiliki banyak pilihan motif serta ukiran. Polos, mewah, maupun rumit menyesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan pelanggan.

4. Bentuk variatif

Pemasangan plafon berbahan gypsum dapat dibentuk bertingkat.atau yang dikenal dengan istilah drop up ceiling.

5. Perawatan yang mudah

Jika ada kerusakan, kamu hanya perlu melakukan penggantian di bagian yang rusak. Tidak perlu semuanya.

6. Pemasangan cepat

Jika plafon GRC dan plafon kayu membutuhkan waktu yang lama, maka plafon ini tidak.

7. Tahan api dan rayap

Material plafon ini terbuat dari sedimen bebatuan sehingga rayap dijamin tidak akan melahapnya. Selain itu, materialnya juga tahan api.

Sementara kekurangan dari plafon berbahan gypsum adalah tidak tahan terhadap air, warnanya cepat kusam, perawatannya harus dilakukan berkala, dan amat sensitif benturan.

Cara Pemasangan Plafon Gypsum

Pemasangan plafon fungsinya adalah membuat kontruksi lebih rapi, minimalisir kotoran dan debu agar ruangan tetap bersih, membantu menjaga tampilan agar terlihat elegan dan sebagai salah satu pelengkap unsur artistik interior rumah. Agar fungsi pemasangan plafon gypsum menjadi optimal maka, cara pemasangannya pun harus tepat. Berikut langkah-langkah pemasangan plafon ini.

  • Langkah pertama, ukur garis tinggi plafon sekeliling ruangan dengan bantuan Selang Water Pass dan tali pensil. Buat garis ideal.
  • Langkah kedua, pasang Wall Angle yang dijadikan penopang.pada garis yang telah dibuat dengan menggunakan skrup dan alat bor.
  • Langkah ketiga,  evaluasi lagi jaraknya dengan jarak sekitar 60 cm. Samakan tanda dan ukurannya. Hal ini difungsikan saat memasang hollow.
  • Langkah keempat, pemasangan hollow sambil memperhatikan jarak dan tanda.
  • Langkah kelima, buat sambungan pada setiap titik yang sudah ditandai.
  • Langkah keenam, buat gantungan antar hollow dengan jarak 80 cm, ataubahkan 100 cm hingga 120 cm.

Plafon yang cantik juga bisa menambah keindahan ruangan. Jika ruangan terlihat indah maka kenyamanan penghuninya juga akan terjamin. Jika kamu menggunakan jasa pemasangan plafon pastikan mereka terpercaya. Agar biaya yang sudah dikeluarkan tidak sia–sia dan hunian impianmu bisa diwujudkan. Memasang plafon memang agak susah bagi orang yang tidak mengetahui cara pemasangan yang benar. Jika ingin hasil optimal lebih baik percayakan pemasangan plafon pada orang profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *