Inilah 5 Bahan yang Sering Digunakan untuk Pintu

Pintu merupakan bagian penting sebuah rumah dan merupakan salah satu elemen yang paling vital. Seiring dengan perkembangan zaman, material untuk membuat pintu pun semakin beragam. Pada zaman dulu manusia hanya mengenal kayu atau besi sebagai bahan utama yang dapat dijadikan sebagai material pembuat pintu. Sekarang pada masa yang lebih modern teknologi konstruksi mengenal adanya pintu aluminium, pintu kaca, pintu PVC, pintu panel dan masih banyak lagi yang lainnya.

Dalam hal fungsionalnya sebagai elemen penting dari sebuah rumah, pintu tidak hanya berguna sebagai bagian rumah yang menjadi akses masuk dan keluarnya anggota rumah. Namun pintu pada pengertian yang lebih kompleks, juga berarti pula tentang estetika, tentang arsitektur, tentang keamanan dan kenyamanan, serta merupakan bagian dari penegasan status sosial pemilik rumah. Karena kompleksnya fungsi pintu itulah kemudian, dikenal demikian banyak jenis pintu sesuai dengan peruntukan, desain, ukuran dan nilai ekonomisnya masing-masing.

Namun jika dipandang dari sudut yang paling general, apa saja sih bahan-bahan yang paling umum digunakan sebagai pembuat pintu atau daun pintu? Berikut adalah uraian lengkapnya.

Berbagai Macam Material Bahan Pembuat Pintu yang Paling Umum Digunakan

Pintu utama biasanya membutuhkan material yang kuat dan lebih tebal, sementara pintu kamar, pintu kamar mandi, atau pintu untuk ruangan khusus lainnya akan memiliki spesialisasi yang berbeda. Untuk berbagai keperluan dan fungsi, ini adalah macam-macam bahan pintu yang paling sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

 Pintu Kayu

Seperti yang umumnya diketahui, kayu adalah material utama yang paling banyak digunakan sebagai bahan pembuat pintu. Dengan keistimewaan bahannya sendiri, ditambah pula dengan berbagai sentuhan desain yang  menarik, pintu berbahan kayu menjadi mayoritas bahan pembuat pintu hingga saat ini.

Bahan yang Digunakan untuk Pintu

Pintu Kaca

Pintu kaca biasanya banyak ditemui pada bangunan-bangunan yang sifatnya untuk keperluan publik atau pun komersial. Namun demikian, pintu kaca juga sering diaplikasikan pada rumah yang sifatnya privasi seperti rumah tinggal dan appartement. Kaca yang bening atau pun tembus pandang membuat pintu jenis ini seolah tidak menjadi pembatas antara dua ruang yang diberi sekat sehingga membuat kesan luas terasa.

Pintu Baja

Dengan material yang kokoh, kuat, tangguh dan tahan lama, pintu berbahan steel atau baja adalah pilihan paling tepat untuk ruangan yang membutuhkan keamanan tingkat tinggi. Pintu baja biasanya diaplikasikan pada bangunan-bangunan yang di dalamnya terdapat objek-objek bernilai yang dikhawatirkan menarik pelaku kejahatan. Namun dengan desain yang elegan dan relevan, bahan baja juga ideal untuk pintu utama rumah hunian.

Pintu Aluminium

Dibandingkan pintu baja yang memiliki bobot lebih berat, pintu aluminium jelas memiliki bobot yang lebih ringan. Sementara untuk sisi kekuatannya, pintu berbahan aluminium juga tidak kalah dengan pintu baja. Selain tahan terhadap cuaca, anti rayap dan anti karat, pintu dengan material aluminium juga memiliki nilai estetika untuk diaplikasikan pada berbagai rumah hunian.

Pintu PVC

Untuk ruangan dengan intensitas basah yang tinggi seperti kamar mandi, material  yang paling banyak digunakan adalah bahan PVC. Selain tahan terhadap basah, material PVC juga sangat ringan dan mudah untuk dipasang. Sementara dilihat dari sisi harga, PVC sebagai pintu juga memiliki harga yang sangat ekonomis.

Nah setelah melihat berbagai jenis pintu di atas, bahan apa  yang ingin anda gunakan sebagai pintu rumah anda? Apakah pintu kayu, pintu kaca, pintu aluminium ataukah pintu baja?  Apa pun pilihan anda pastikan pintu yang anda gunakan relevan untuk digunakan sesuai fungsinya ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *