Apa Sih Bedanya Interior Vintage dan Interior Retro?

Banyak orang yang ingin mendekorasi rumahnya menggunakan tampilan dekorasi gaya vintage atau gaya retro. Seringkali pemahaman orang mendengar kedua istilah ini adalah menghubungkan segala sesuatu dengan benda yang usianya sudah ratusan tahun. Padahal istilah untuk barang dengan usia lebih dari 100 tahun masuk dalam kategori barang antik.

Ketika mendengar istilah vintage dan retro membuat pengertian tentang kedua hal itu menjadi rancu. Bahkan membuat banyak orang sering mempersamakan mereka, padahal kedua istilah ini memiliki pengertian yang berbeda. Agar kita semua tidak menjadi bingung maka mari kita lihat pengertian dari istilah vintage dan retro.

Dekorasi Vintage

Istilah vintage merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan segala sesuatu, seperti fashion, furnitur, desain rumah dan lain sebagainya yang ada lebih dari 20 tahun yang lalu. Tetapi segala sesuatu dari era vintage usianya di bawah 100 tahun dan memiliki ciri khas tertentu. Gaya vintage pada dekorasi rumah memiliki kesan yang lebih feminim karena menggunakan warna-warna yang lebih lembut seperti warna-warna pastel.

Pada dekorasi rumah gaya vintage akan sering menemukan dekorasi yang tidak lepas dari motif bunga, polos, garis-garis, dan polkadot. Dekorasi pada kamar tidur dengan desain vintage dapat membuat kamar terlihat unik. Pilihan tema desain vintage pada dekorasi ruangan sangat banyak jenisnya, kita juga bisa menambahkan karpet tile di ruangan tertentu dengan motif dan harga karpet tile bergaya vintage cukup banyak pilihannya dan cukup terjangkau.

 

Dekorasi Vintage

Karena desain vintage sangat identik dengan kesan jadul, maka membuat pemilihan furnitur yang digunakannya pun jadul. Kategori desain vintage dengan furnitur jadul terbagi menjadi dua macam, pertama model furnitur yang tren di masa lalu, dan kedua model furnitur yang meskipun modern tapi kesannya lusuh. Contoh furnitur vintage yang pernah tren adalah meja, kursi, serta lemari jengki yang populer di tahun 1950 – 1970, sedangkan contoh furnitur vintage yang modelnya modern tetapi kesannya lusuh dapat dengan menggunakan efek cat yang mengelupas.

Dekorasi vintage yang wajib dimiliki adalah dengan menggunakan dekorasi vas bunga ukuran sedang dengan beberapa tangkai bunga. Penggunaan cermin dan jam berbentuk persegi atau oval dengan bingkai ukir-ukiran cantik dapat mempertajam kesan vintage.Seperti yang dibahas di atas seluruh ornamen pelengkap seperti wallpaper dinding, tirai, sarung bantal, peralatan makan didominasi oleh motif-motif floral, dedaunan, sampai motif abstrak.

Dekorasi Retro

Sedangkan istilah retro digunakan untuk segala sesuatu yang berasal dari budaya yang populer di era 50an hingga 70an. Gaya retro cenderung menggambarkan dekorasi rumah yang lebih glamor, dan menggunakan warna cerah dengan variasi model interior yang berani. Desain dekorasi rumah gaya retro akan lebih didominasi dengan interior yang simetris, gemerlap dan bebas.

 

Dekorasi Retro

Dekorasi rumah dengan tema retro dapat menggunakan material berbahan sintetis untuk perabotan atau furniturnya. Untuk mengekplorasi gaya retro harus berani menggunakan material sintetis untuk bahan finishing segala elemen pada dinding atau plafon. Banyak pengusaha yang jual karpet tile murah untuk memenuhi kebutuhan dekorasi rumah dengan gaya retro.

Kelebihan dari karpet tile yang mudah dikreasikan, nyaman, hangat, dan tahan lama membuat karpet tile cocok untuk banyak tema dekorasi rumah. Menambahkan barang-barang elektronik seperti tv cembung, radio, atau oven untuk dapur dapat mempertajam kesan retro pada dekorasi rumah. Selamat berkreasi dengan gaya retro dan gaya vintage.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *