3 Masalah Plafon Jebol yang Ternyata Bisa Diatasi dengan Mudah

Hunian sudah mulai tidak nyaman karena debu yang rontok dari atas atap? Artinya terjadi kerusakan pada plafon yang tentu bisa Anda lihat secara langsung. Plafon sangatlah penting untuk dipasang dalam sebuah hunian karena memiliki fungsi untuk menutup atap dari dalam sekaligus membuat ruangan menjadi lebih indah.

Plafon akan mencegah udara panas yang masuk melalui atap sehingga ruangan terasa lebih dingin. Ada banyak jenis bahan dan bentuk yang bisa Anda pilih di toko plafon dan Anda juga harus memperhatikan pemasangannya. Syarat utama plafon adalah dipasang dengan ketinggian minimal 2,5 meter.

Apabila Anda ingin ruangan memiliki sirkulasi udara lebih baik lagi sebaiknya pasang plafon menempel dengan atap. Otomatis ruangan akan lebih tinggi dimana sirkulasi udara berjalan lebih baik. Sama seperti rumah, plafon juga memiliki umur dan akhirnya kerusakan tidak bisa dihindari.

Kerusakan dari plafon bisa diakibatkan oleh berbagai macam alasan. Seperti jamur yang muncul akibat atap bocor. Jamur akan membuat plafon mudah jebol dan muncul lubang. Nah lubang yang terbuka inilah memungkinkan debu masuk ke dalam ruangan.

Cara Memperbaiki Masalah Plafon Jebol Sendiri

Plafon jebol akan membuat banyak kotoran masuk tidak hanya itu, jika hujan air akan masuk dengan mudah. Ketika muncul lubang dan tidak segera diperbaiki, kerusakan bisa bertambah lebar. Memperbaiki plafon bukanlah pekerjaan yang sulit dan ternyata bisa dilakukan sendiri.

Berikut ini beberapa kerusakan yang terjadi pada plafon dan cara memperbaikinya.

  • Plafon yang retak sekitar 2 hingga 5 cm

Retak pada plafon seringkali muncul pada bagian sambungan baik antar plafon atau dengan bagian dinding. Retak ini hanya membuat lubang berukuran sangat kecil dan cara mengatasinya sangat mudah.

Anda hanya perlu mengamplas permukaan plafon yang retak. Kemudian oleskan plamir atau dempul ke bagian yang retak tersebut dengan scrape. Biarkan dempul tersebut mengering dan lanjutkan dengan pengamplasan agar plafon menjadi halus.

  • Plafon berlubang 10 cm hingga 15 cm

Ukuran lubang ini cukup besar dan tidak hanya plamir yang dibutuhkan. Anda perlu menambal bagian tersebut dengan kain kasa kasar karena ukuran lubang yang cukup besar. Caranya adalah buat pasta plamir kemudian isi bagian lubang tersebut hingga menutup.

Baca juga: Tips Meletakkan Aquarium di Dalam Rumah yang Dipercaya Mampu Mengundang Banyak Rejeki

Lanjutkan dengan menempelkan kain kasa pada plamir yang masih basah. Potong kain kasa dengan ukuran lebih besar dari lubang. Tumpuk dengan lapisan tipis plamir dan tunggu kering. Setelahnya amplas bagian tersebut hingga halus.

  • Plafon memiliki lubang lebih dari 30 cm

Lubang ini cukup besar, jadi Anda harus menggantinya dengan yang baru. Caranya beli plafon di tempat jual partisi gypsum sebanyak satu lembar. Kemudian potong bagian plafon yang berlubang hingga rapi membentuk persegi. Potong lembaran gypsum yang baru sama seperti ukuran lubang yang dibuat.

Tempelkan plafon baru ke dalam lubang dan lem dengan plamir. Tunggu hingga kering dan amplas semua sambungan hingga rapi. Anda bisa mengganti plafon dengan bahan yang sama. Pastikan pemasangan plafon yang baru kuat karena jika tidak plafon akan mudah runtuh.

Di toko plafon Anda bisa membeli berbagai macam jenis bahan plafon. Jika plafon di rumah yang berlubang menggunakan gypsum maka gunakan bahan yang sama saat memperbaikinya. Pastikan gypsum yang Anda gunakan memiliki kualitas terbaik seperti tahan dengan jamur dan panas. Gypsum juga mudah dipotong dan dipasang dengan plamir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *